Monday, July 31, 2017

Lemak Itu Jahat

Aku percaya, sejak kecil aku telah mengidap Oedipux Complex. Suatu keadaan dimana seorang laki-laki menyukai perempuan yang lebih tua. Yah, aku gak tau sih gimana teori jelasnya, pokoknya gitu deh.


Ketika masih duduk di bangku SD, aku memandang kagum para perempuan di lingkunganku yang telah SMP atau SMA. Rasanya mereka tuh udah dewasa dan cantik banget. Bukan rasanya sih, tapi emang rata-rata pada cantik semua.


Dalam hati, ingin rasanya menjadi pacar mereka. Tapi, karena aku masih anak kecil, keinginan itu pun kutahan. Bisa-bisa, ntar mereka malah dituduh pedofil.

Beranjak SMA, aku pun pindah ke luar kota dan bertahun-tahun lamanya tidak pulang kampung. Didorong rasa penasaran, aku mencari tahu akun media sosial para perempuan yang dulu kukagumi tersebut. Pasti mereka udah jadi menjadi wanita berumur tanggung yang cakep banget. Kalo pas masih remaja aja udah cakep, apalagi ketika semakin beranjak dewasa kan?

Dengan semangat '45 aku pun menelusuri akun mereka. Tapi, bukannya terpuaskan, penampilan mereka yang sekarang malah membuat kecewa.

Mereka yang dulunya cantik, sekarang berubah 180 derajat. Tapi, rata-rata sih perubahannya disebabkan oleh lemak. Mereka jadi gendut banget. Kebanyakan ngemil nih kayaknya.

Pada saat inilah, aku menyadari alasan kaum wanita sangat membenci lemak. Ternyata, lemak bener-bener bisa mengubah penampilan. Mereka yang dulunya kurus bagai model, sekarang berubah. Lemak emang jahat :(


Aku pun jadi menyadari satu hal, bahwa penampilan cantik itu tidak akan bertahan lama. Semua orang akan berubah. Dan ketika seseorang berubah terlalu jauh dan tidak cocok lagi dengan ingatan yang kita miliki, kita pun merasa asing. Perasaan suka pun luntur.

Hal ini "memaksaku" belajar untuk tidak memilih pasangan hidup hanya karena fisik saja. Karena, sudah pasti penampilan pasangan sekarang akan berbeda jauh dengan penampilan mereka berpuluh tahun kemudian.

Jadi, cariin aku jodoh dong.

8 comments:

  1. Duh, terakhirnya....

    Aku juga anaknya dari dulu lebih sering pacaran sama yang lebih tua. Ya, cuma beda 1-3 tahunan, sih. Itu termasuk Oedipux Complex gak?

    Kalau lihat Mbak Pretty inget video klip Madu Tiga. Wqwq.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa sih? Keknya lo sering nyari daun muda deh. Bukan yang lebih tua. haha

      Delete
  2. Hahaha... ini lah arman yg biasanya, selalu update dgn berita terkini ditambah opininya. :D

    Drai pemikiranmu Man, saya juga jadi terpaksa sadar, untuk jgn memilih pasangan dari bentuk fisuknya, tapi dari lemaknya. jahat apa nggak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya ini bukan berita terkini sih. cuma emang merasa sedih aja melihat kondisi gebetan jaman dulu yang bentuknya...yahh begitulah

      Delete
  3. Wew kalo bukan dari fisik, pandangan pertama apa dong... Gak da lagi jatuh cinta pada pandangan pertama nie keknya

    ReplyDelete
  4. naaah ada hikmahnya nih, suka sama yang lebih tau

    namanya kulit asli, pasti ngalamin penyusutan, keriput. maka dari itu, pilih pasangan jangan difokuskan dari fisiknya, lihat dari kepribadiannya

    ReplyDelete
  5. Hahaha, lemak emang jahat.

    Tidak semua bisa di nilai Dari fisik, yang penting hatinya, cieileh, kok Baper ya

    ReplyDelete
  6. Wkwkwkwk....
    Akhirnya kok minta dicariin jodoh sih? Sama aku mau nggak? Hahahah.

    ReplyDelete

Berkomentarlah sebelum berkomentar itu diharamkan